Sabtu, 04 September 2010
Menurut situs MSNBC, ikan ini sebenarnya umum di Jepang. Namun, yang spesial, wajah ikan ini tak biasa tapi mirip dengan tokoh animasi, raksasa hijau (ogre), Shrek.Ikan jantan ini diyakini berusia 30 tahun, berwarna abu-abu, dan memiliki tonjolan besar di dahi dan dagunya. Namun, meski terlihat aneh, ikan ini tak semenakutkan blobfish.
Gambar blobfish:
Ikan blobfish juga termasuk ikan aneh karena memiliki wajah mirip manusia dengan 'hidung' besar. Kulitnya berwarna merah muda, licin, tanpa sisik. Kelestarian blobfish kini terancam, ia nyaris punah. Blobfish bisa tumbuh hingga sebesar 12 inci dan hidup di dasar laut sampai kedalaman 2.700 kaki.Namun, yang mungkin paling mengerikan adalah ikan fangtooths. Ikan ini mungkin bisa memakan kambing dalam waktu kurang dari satu menit. Namun, fangtooths tinggal jauh di kedalaman laut, perairan gelap sekitar 3.000 hingga 16.000 kaki dalamnya. Ia memiliki gigi paling besar di antara ikan lain yang seukuran dengannya.
Gambar fangtooth:
Fangtooths juga merupakan ikan yang aneh, ikan ini biasanya memakan ikan lainnya dan relatif tidak berbahaya bagi manusia. Ia berbeda dengan hiu, yang kadang-kadang bingung membedakan manusia dengan mangsanya."Hiu tidak memiliki penerang sehingga bergerak membabi buta dalam kegelapan laut dalam. Apapun akan mereka sambar, bahkan mahluk yang lebih besar dari mereka," demikian menurut Extreme Science, seperti dimuat laman
Sloane Viperfish

adalah salah satu ikan laut dalam yang paling dikenal dengan gigi panjang yang menyerupai taring dan memiliki photophores yang menyala dalam gelap dibagian sisi tubuhnya. Spesies ini bisa tumbuh lebih dari 30 cm. Spesies ini terdapat di perairan laut tropis dan subtropis di seluruh dunia. Di Australia, spesimen telah dikumpulkan dari Australia Barat selatan-barat, di utara dan selatan negara ke Tasmania.
Seperti kebanyakan jenis ikan lainnya di laut dalam, Sloane Viperfish diketahui bermigrasi secara vertikal. Selama hari itu ditemukan di kedalaman dari 500 m sampai 2500 m, tetapi di malam hari berenang sampai ke air dangkal (kurang dari 600 m) di mana makanan lebih banyak.
Dari penampilannya kita beranggapan bahwa ikan ini adalah sejenis predator ganas atau karnivora, tapi sebetulnya makanan utama species ini adalah udang dan ikan kecil. Sirip punggung pertama memiliki photophores yang dipercaya untuk menarik mangsa.
Fanfin Angler memiliki tubuh bulat dan punggung seperti kipas dan sirip dubur. Sebuah Illicium panjang dengan filamen bercabang hadir pada moncong (Illicium yang terlihat pada gambar sebagai blur putih di atas moncong).Spesies ini hitam sampai coklat gelap seluruh dengan pengecualian ujung Illicium tersebut.
Larva dan pejantan yang berenang bebas memiliki sirip perut. Sirip ini hilang pada betina dan pejantan parasit.
Betina mencapai panjang total 20 cm, tapi pejantan hanya tumbuh menjadi 1,6 cm.
Spesies tersebar ada dimana-mana hampir di seluruh dunia. Di Australia, Fanfin Angler dikenal dari lepas pantai New South Wales pusat dan di perairan teritorial Australia selatan Pulau Norfolk.
Hal ini diketahui dari Batipelagis dan mesopelagic kedalaman.























