Blogumulus by Roy Tanck and Amanda FazaniDistributed by CahayaBiru.com

Candi Prambanan dan Ratu Boko Terhindar dari Abu Merapi

Selasa, 02 November 2010

Metrotvnews.com, Jakarta: Candi Prambanan dan Ratu Boko di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. terhindar dari hujan abu vulkanik Merapi. "Hasil pemantauan di lapangan tadi pagi, abu vulkanik Merapi tidak mengenai Candi Prambanan dan Ratu Boko. Sedangkan candi yang lainnya, seperti Kalasan, Suko, Risan, Plembutan, Miri, Gebang, serta Sambisari tertutup abu cukup tebal mengingat arah angin mengarah ke kota Yogyakarta," kata Kepala Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Yogyakarta, Herni Primastuti, dalam laporannya kepada Crisis Center Budpar di Jakarta, Sabtu (30/10).

Herni mengatakan, saat ini BP3 Yogyakarta telah menurunkan enam petugas ke lapangan untuk melakukan pembersihan serta penelitian, termasuk pengambilan sampel abu vulkanik untuk diteliti di laboratorium BP3 sehingga pada Senin (1/11) seluruh laporan akan dikirim ke pusat.

Terhindarnya Prambanan dari abu vulkanik Merapi, menurut Herni, tidak mengganggu aktivitas maupun acara, termasuk program pertunjukan Sendra Tari Ramayana di pelataran panggung Candi Prambanan. "Acara-acara yang direncanakan sebelumnya tetap berjalan sesuai rencana dan sama sekali tidak terganggu," katanya.

Merapi mengeluarkan erupsi pertama kali pada 26 Oktober 2010. Merapi mengeluarkan awan panas disertai material berupa pasir dan debu vulkanik, yang terbang tertiup angin hingga sampai Kecamatan Muntilan dan Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Abu vulkanik Merapi yang sifatnya korosif tersebut menutupi bagian Candi Borobudur, seperti bagian lantai seluruh lorong, permukaan stupa, dan bagian atas dinding-dinding langkan, sedangkan bagian dinding vertikal (tempat relief dipahatkan) tidak terkena hujan debu. Sebanyak 50 petugas dari Balai Konservasi Peninggalan Borobudur dan Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah dikerahkan untuk membersihkan Candi .

Sehubungan dengan hal itu, ,pengelola Taman Wisata Candi Borobudur mengeluarkan pembatasan kunjungan wisata hanya sampai halaman candi hingga lorong pertama candi. Pembatasan kunjungan dilakukan karena proses pembersihan itu berlangsung dari 28 Oktober hingga 30 Oktober 2010.

sumber : http://www.metrotvnews.com

0 Comments:

 
FaceBlog © Copyright 2009 Asal Kita Tahu Bukan Sekedar Tahu | Blogger XML Coded And Designed by Edo Pranata